Fakta Tentang Bulan
Dalam
pertemuan kali ini saya akan menjelaskan tentang fakta-fakta yang terdapat pada
fenomena Bulan Purnama.
Bulan
Purnama adalah keadaan bulan yang tidak terselubungi bayangan dan jika dilihat
dari bumi bulan berbentuk bulat sempurna dan sangat terang, posisi bulan
biasanya tegak lurus di atas kita. Bulan bisa disebut sebagai tetangga bumi
karena bulan adalah tetangga terdekat bumi di luar atmosfer, benda luar angkasa
dikenal sebagai lampu sebagai lampu penerang di kala malam hari. Namun,
sejatinya bulan tidak m emancarkan cahayanya sendiri dan cahaya bulan itu
berasal dari pantulan sinar matahari.
Fakta-fakta
menarik dan mengejutkan dari bulan:
1.Bagaimana
Bulan Terbentuk.
Menurut
sebuah teori terkemuka, bulan tercipta ketika batu seukuran planet Mars menabrak Bumi tak lama setelah tata surya terbentuk sekitar 4,5 milyar tahun
lalu.
2.Bulan Terkunci di Orbit.
Hal yang paling menarik adalah bumi dan bulan ternyata
sama-sama berputar pada orbitnya, bagaimana itu bisa terjadi?
Dahulu kala, efek gravitasi Bumi yang melamban membuat rotasi bulan tetap pada porosnya. Setelah rotasi bulan melamban sesuai dengan orbitnya (waktu yang diperlukan bulan untuk mengelilingi bumi) maka rotasi bulan menjadi stabil.
Bagaimana dengan fase regular bulan yang terlihat di Bumi? Bulan selalu mengorbiti Bumi. Satelit itu menghabiskan sebagian waktunya mengelilingi Bumi dan matahari. Saat berada jarak terjauh dari bumi, ini dinamakan bulan mati, dan ia hanya terlihat sisi gelapnya saja. Sementara ketika Bumi berada hampir segaris di antara matahari dan bulan, maka seluruh permukaan bulan akan diterangi matahari. Ini dinamakan bulan purnama.
Dahulu kala, efek gravitasi Bumi yang melamban membuat rotasi bulan tetap pada porosnya. Setelah rotasi bulan melamban sesuai dengan orbitnya (waktu yang diperlukan bulan untuk mengelilingi bumi) maka rotasi bulan menjadi stabil.
Bagaimana dengan fase regular bulan yang terlihat di Bumi? Bulan selalu mengorbiti Bumi. Satelit itu menghabiskan sebagian waktunya mengelilingi Bumi dan matahari. Saat berada jarak terjauh dari bumi, ini dinamakan bulan mati, dan ia hanya terlihat sisi gelapnya saja. Sementara ketika Bumi berada hampir segaris di antara matahari dan bulan, maka seluruh permukaan bulan akan diterangi matahari. Ini dinamakan bulan purnama.
3. Ada Pohon di Bulan (hah? Pohon di bulan ?!)
Fakta ini mungkin membuat Anda tercengang. Ternyata, ada
lebih dari 400 pohon di Bumi yang berasal dari bulan.
Pada tahun 1971, Apollo 14 mendarat di bulan dengan membawa tiga astronot, yaitu Stuart Roosa, Alan Shepard, dan Edgar Mitchell. Rossa pun mengambil sekelompok benih yang ada di bulan dan menanamnya di Bumi. Hasilnya, benih itu tumbuh di Bumi dan diberi nama Pohon Bulan.
Pada tahun 1971, Apollo 14 mendarat di bulan dengan membawa tiga astronot, yaitu Stuart Roosa, Alan Shepard, dan Edgar Mitchell. Rossa pun mengambil sekelompok benih yang ada di bulan dan menanamnya di Bumi. Hasilnya, benih itu tumbuh di Bumi dan diberi nama Pohon Bulan.
Sedangkan, posisi bulan berada di sisi samping Bumi dan
matahari, maka hanya sepotong cahaya matahari akan menerangi bulan. Ini yang
membentuk bulan sabit. (huuwaatt???)
4. Bumi adalah saudara dari Bulan.
Apakah bulan adalah satelit Bumi? Jawabannya, bisa jadi
tidak. Pada tahun 1999, para peneliti menemukan asteroid yang memiliki lebar 5
kilometer. Asteroid itu terjebak dalam cengkeraman gravitasi Bumi. Ini malah
lebih tepat disebut satelit Bumi.
5. Banyak kawah di
Bulan.
Para peneliti menemukan banyak kawah di bulan. Ini
disebabkan oleh hantaman asteroid antara 4,1 miliar hingga 3,8 miliar tahun
yang lalu. Bekasnya yang tampak seperti kawah belum terkikis sampai saat ini.
Ada dua alasan memperkuat dugaan di atas. Pertama, bulan secara geologis tidak aktif. Tidak ada gempa bumi, gunung berapi, dan gunung seperti halnya Bumi. Kedua, bulan tidak mempunyai atmosfer. Tidak ada hujan dan angin. Sehingga, erosi permukaan pun sangat sedikit terjadi.
Ada dua alasan memperkuat dugaan di atas. Pertama, bulan secara geologis tidak aktif. Tidak ada gempa bumi, gunung berapi, dan gunung seperti halnya Bumi. Kedua, bulan tidak mempunyai atmosfer. Tidak ada hujan dan angin. Sehingga, erosi permukaan pun sangat sedikit terjadi.
Saya kira cukup dari saya , semoga dapat menambha pengalaman
anda dalam Ilmu Pengetahuan,
Thanks.

0 komentar:
Posting Komentar